



Nama Teluk Hijau diberikan karena jika dilihat dari kejauhan, warna air laut di kawasan ini nampak jernih kehijauan akibat tanaman alga yang tumbuh di dasarnya.Tempat ini baru mulai popular pada pertengahan tahun 2015, sehingga bisa dikategorikan sebagai pantai perawan. Ditambah lagi dengan rutenya yang terjal dan berbatu, membuat tak terlalu banyak pengunjung ke sini sehingga kondisi pantai ini masih sangat alami.
Ombak di pantai ini tergolong cukup aman untuk berenang atau snorkeling. Selain itu, di kawasan ini juga memiliki atraksi alam lain berupa sebuah air terjun di tepi pantai.