image

Air terjun putri nglirip di Tuban

Be the first to review

Air terjun dengan warna air hijau segar yang mempesona ini terletak di Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Pemandangan yang masih asri alami menambah ke eksotisan air terjun ini yang sumber airnya berasal dari hutan Karawak. Dibalik keindahan air terjun putri nglirip ini tersimpan mitos unik yang menjadi cerita turun-temurun masyarakat sekitar. Zaman dahulu ada seorang perempuan desa yang memiliki paras sangat cantik. Kemudian salah satu adipati Tuban terpikat oleh kecantikan sang gadis desa. Dari hasil pernikahan mereka, lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Joko Lelono.

Setelah dewasa Joko Lelono memiliki pujaan hati yang berasal dari keluarga kurang mampu. Adipati Tuban saat itu marah dan tidak setuju hubungan anaknya dengan gadis tersebut. Kemudian Joko Lelono nekat kabur dari rumah tanpa pamit kedua orang tuanya. Hal tersebut membuat sang ayah marah dan memerintah prajurit untuk membunuh Joko Lelono. Singkat cerita gadis miskin tadi pergi ke sebuah gua yang berada di sekitar air terjun Nglirip untuk bertapa. Karena ia sedang patah hati dan ingin menenangkan diri di dalam gua bahkan tidak ada orang yang ingin dijumpai. Warga sekitar percaya jika sang putri Nlirip muncul mengambil air yang berada di air terjun.

Akibat adanya mitos tersebut masyarakat meyakini bahwa dilarang pasangan berpacaran untuk berlibur kesana. Jika ada yang melanggar mitos tersebut konon katanya pasangan tersebut akan mengganggu sang putri bahkan akan menampakkan wujudnya. Lebih parahnya pasangan yang melanggar akan putus cinta setelah 40 hari berkunjung ke tempat itu.

Fasilitas umum seperti kamar mandi atau mushola belum tersedia, namun terdapat beberapa pengembangan lainnya berupa spot foto yang instagramable.

image